Kutemukan Jiwa Yang pergi
By DS Ollyn Zb
Aku menghela nafas
Di saat pagi ini aku mencoba keluar dari keburaman malam
Mencari terang dan menjadikannya bagian dari keindahan
Dari tenangnya pagi
Dari susahnya mengangkat badan yang terbaring bersama bumi
Dari keengganan untuk bangkit dari jiwa yang tidur terikat mimpi
Kutemukan jiwa yang pergi
Kutemukan Dikau Allah yang menyapa di pagi ini
Lewat gerak yang menarik kalbu yang mati
Lewat tatap sesama yang mengundang derai tawa seakan sedih
Sedih karena malam berlalu tidak meninggalkan detik
Detik yang membenamkan aku harus berdiam diri
Inilah kami Tuhan,
Kami yang mulai berisik untuk sekedar mengalami hidup
Mencoba berkata-kata dari diri yang sedari dulu bungkam oleh harap
Harap yang tidak pernah kami coba untuk wujudkan sendiri
Kini…kutemukan jiwa yang pergi
Jiwa yang terbagi dari nafas Ilahi
Nafas yang membuatku ada untuk berbagi
Nafas yang membangun ruang untuk memahami
Aku bisa saja berbuat tanpa yang lain
Aku bisa saja berulah mengangkat harga diri
Tetapi…
Tuhan….
Siapakah aku di tengah alam yang luas tiada bertepi
Siapa aku di antara darah yang mengalir dalam nadi
Siapakah aku di belantara hidup yang selalu berganti
Tuhan….
Kucoba menemukan jiwa yang pergi
Menemukan diri sebagai bagian dari cinta ilahi
Mendekatkan diri denganMu sedari kini
Aku bersama yang lain kini melangkah lagi
Bersama menuju Engkau akhir segala bakti
Civita, 20 Juni 2008



Siapakah Dia yang patut disembah….
Tuhan engkau ada dimana-mana, hati adalah cermin dari manusia jika hati bersih maka jiwa nya pun insyaallah bersih
Hihihi..bagus puisinyaa…
Hi, Deesiey, it’s nice to meet you.
Deivine Signor
squallvita@yahoo.com