What’s the Problem if You Try Again?

JuneUTCbWed, 20 Jun 2007 16:54:27 +0000000000pmWed, 20 Jun 2007 16:54:27 +000007 15, 2007 at 11:28 | In Motivation | 1 Comment

Deivine Signor

Pernahkah anda menyadari bahwa setiap saat manusia mengalami kematian?

Pernahkah anda berpikir bahwa di setiap saat yang sama manusia pun mengalami kebangkitan?

Banyak orang ingin mati ketika berhadapan dengan masalah hidup tetapi jarang yang ingin tetap hidup. Tanya kenapa? Karena mereka tidak berani untuk mencoba lagi. Pertanyaannya: “Apa salahnya jika anda mencoba lagi?” Pastinya anda akan mencari seribu satu alasan untuk tidak mencoba. Tapi ingat itu alasan. Alasan tidak pernah memberi anda solusi atas apa yang sedang anda alami. Justru alasan itu hanya akan semakin menenggelamkan anda dalam dilema yang sedang ada.

Maka, sekali lagi pertanyaannya: “Apa salahnya jika anda mencoba lagi?”

Mungkin anda akan berkata bahwa semua hal sangatlah susah. Saya katakan kepada anda ada satu tempat yang tidak ada susahnya, yaitu kuburan. Maka jika anda tidak mau repot dengan hidup anda, itu jalan satu-satunya. Tetapi ingat, “kenapa anda dilahirkan dalam dunia jika hanya untuk mati?” jawabannya, supaya anda dan saya mengalami apa yang disebut dengan hidup. Hidup adalah detik dimana anda mampu menemukan solusi atas apa yang anda hadapi. Sebab jika tidak, apa bedanya anda dengan benalu yang tidak pernah berganti kebiasaan selain menghisap dan membunuh tumbuhan lain.

Maka, saya ulangi pertanyaannya: “Apa salahnya jika anda mencoba lagi?” pertama-tama untuk hidup anda sendiri dan orang-orang yang anda cintai!

Salam sukses!

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Bagus !!!!!!!!!!

    “Putus Asa Adalah Dosa” kata koran Pikiran Rakyat di bandung kita ini.


Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.