Kekayaan Hati
FebruaryUTCbSun, 25 Feb 2007 10:45:57 +0000000000amSun, 25 Feb 2007 10:45:57 +000007 15, 2007 at 11:28 | In Space | 9 CommentsDeivine Signor
Di suatu petang terdengar sebuah alunan
Begitu lembut begitu menyelusup dalam indahnya sinar yang membias
Ah, aku teringat akan sebuah ketenangan
Aku teringat kala aku menatap bunga yang melambai terhembus angin
Aku merindukan saat itu
Di sana berjalan seorang anak gembala yang menggiring binatang kecilnya
Ia menghentak dan bersiul dalam keremangan
Rupanya ia kembali ke rumahnya
Ah, tidak…..
Ia berbelok dan sampai di sebuah kadang dekat rumahnya
Aku mengenal itu kadang milik saudagar
Oh, rupanya gembalaan itu bukan miliknya
Namun aku melihat senyum yang menghiasi raut wajahnya tidak pernah hilang
Ia berbalik dengan semangat yang seakan tidak pernah pergi
Oh…..
Hari-hari berlalu dan selalu berganti
Namun ia mengurai saat-saatnya dengan hati
Sederhana, sangat sederhana
Ia berbagi senyum, ia mencoba menyapa
Walau hanya itu yang ia punya
Yah, ia hamba yang berbangga
Ia sederhana namun membagikan segalanya
Segala yang ia punya
Aku menatap diriku
Aku melihat….
Aku sering kehilangan rasa berbagi
Kerap yang aku temukan adalah hari-hari penuh beban
Beban yang kerap mengkuatirkan
Saat itu aku…
Kata mereka aku berubah…
Dulu aku sering menyapa sekarang aku berdiam
Dulu aku sering bertanya sekarang aku kerap menjawab
Dengan nada yang tidak menyenangkan
Menyuruh tanpa peduli kalau seharusnya itu pekerjaanku
Dan mencari alasan untuk diriku
Saat-saat itu….
Aku kehilangan kesabaran
Aku kehilangan hati yang seharusnya mampu mendengar
Aku kehilangan saat untuk hanya duduk menemani
Orang-orang yang aku sayangi
Ia mengingatkan aku
Ya, saat di petang itu
Gembala yang tersenyum
Yang berbagi apa adanya dirinya
Mampukah aku seperti dia?
Tetap mencinta kendati telah terluka
Tetap berharap walau telah tercampak
Tetap memberi walau tidak menerima
Tetap menemani walau kerap tidak dipedulikan
Berilah aku hati
Dari Dikau yang kusembah
Allah yang mengetahui segalanya.
9 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



Puisi kamoe nyentuh bgt Deiv, aq suka bgt kadang aq jg merasa sperti dlm puisi tersbt, menurutku jadi diri sendiri itu lbh baik dripada qt hrus jd org lain, qt tdk boleh mjd yg trbaik untuk org lain to be your self!!!good luck for u bro…………jgn prnah berhenti mnghasilkan krya2 indah mu kawan………..
Comment by chika — FebruaryUTCbWed, 28 Feb 2007 01:26:06 +0000000000amWed, 28 Feb 2007 01:26:06 +000007 15, 2007 #
sesuatu yang tersimpan, di kedalaman sanubari hanya dapat berarti ketika mampu diartikulasikan. Dan, puisi persis seperti itu. Ia salah satu cara seseorang untuk mengartikulasikan untaian pengalaman yang menempel di sendi-sendi ingatan. Mencari jati diri memang harus melalu jembatan fluktualis batin, ia kadang tak menentu, kadang di gapai, tapi mau tidak mau manusia memang makhluk istimewa: selalu mencari yang lebih. Tetapi sebenarnya, dalam penjelajahan yang demikian, manusia sebenarnya sudah mememukan jati dirinya: manusia yang berpikir dan yang mencari jati dirinya.
Comment by Postinus Gulo — MarchUTCbThu, 01 Mar 2007 14:33:10 +0000000000pmThu, 01 Mar 2007 14:33:10 +000007 15, 2007 #
Deivine..puisinya keren..aq suka..kyanya lgsg nge-jleb bgt d wat aq..Tnyt slaen jago maen musik, Deivine jago bqn puisi jg neehh?? hehe..Qdinx..tp bnran keren koq..
Comment by Bunny^^ — MarchUTCbSat, 10 Mar 2007 16:44:36 +0000000000pmSat, 10 Mar 2007 16:44:36 +000007 15, 2007 #
Its so great thank Bunny….I just give out what can I do and I have….when sometime I feel….I’ll write them in lyrics, poetries, or a short story. How about you?
Comment by Deivine Signor — MarchUTCbSun, 11 Mar 2007 02:19:57 +0000000000amSun, 11 Mar 2007 02:19:57 +000007 15, 2007 #
alow….loe mang jago y bikin puiosi….
bikinin donkkkkkkkkkkkkkkk
Comment by alow — OctoberUTCbTue, 30 Oct 2007 09:47:26 +0000000000amTue, 30 Oct 2007 09:47:26 +000007 15, 2007 #
buat alow…puisi kan isi hati..jadi seharusnya setiap orang bisa membuatnya..
Comment by Deivine Signor — NovemberUTCbMon, 05 Nov 2007 03:45:47 +0000000000amMon, 05 Nov 2007 03:45:47 +000007 15, 2007 #
Salam Kasih D.V
Aduh nyentuh bnegt ya puisinya….ketika saya membaca, renungkan, gua kayak di awan-awan gtu D.V, sepertinya kaki gua bukan di tanah lagi…
Selamt ya…kembangkanlah bakat terpendam ini…semoga suatu saat, loe jadi penulis puisi handal…ok BOY…
Comment by Marinus Waruwu — DecemberUTCbWed, 12 Dec 2007 03:16:14 +0000000000amWed, 12 Dec 2007 03:16:14 +000007 15, 2007 #
Terimakasih banyak saudara. saya pasti akan mengembangkan semua yang bisa saya lakukan. dan bagaimana dengan saudara sendiri?
Comment by Deivine Signor — DecemberUTCbFri, 21 Dec 2007 12:35:54 +0000000000pmFri, 21 Dec 2007 12:35:54 +000007 15, 2007 #
Ya itu yang gua mau sasar ke e loe…D.V
Lho kan seorang motivator canggih. Jadi, cara terbaik untuk ngembangin bakat itu apa sih? gua nyadar bahwa gua ini punya bakat banyak sekali, misalnya gua punya bakat untuk jadi Imam, Politikus, Dosen, Kepala Rumah Tangga, hura-hura. Tapi untuk ngembanginnya itu gimana ya…
Eh lhoe udah siapin kerja inggak untuk kita di luar? gua tunggu lhoe….jangan sibuk ama cewek terus….
Comment by Marinus W. — DecemberUTCbSat, 22 Dec 2007 12:29:38 +0000000000pmSat, 22 Dec 2007 12:29:38 +000007 15, 2007 #